
Messy and embarrassing, dandruff is one of the most common of hair woes. A few simple techniques and natural and inexpensive home treatments can help prevent and keep dandruff at bay.
CAUSES OF DANDRUFF
Although the cause of dandruff is not completely understood, it is currently theorized that one of the main causes is a breakdown of the scalps natural lipid barrier, leaving it more exposed to infection by the microscopic yeast that is commonly found in the scalp. When the yeast overgrows, it leads to an inflammatory response that kills off scalp cells at a high rate, which in turn slough off in sticky patches and flakes.
The condition is identified by:
White or clear flakes on the scalp, through the hair, and on clothing.
Itchy scalp which may be red and inflamed.
Some young teens find they develop dandruff when they hit puberty because their hygiene habits haven’t changed to meet the challenges of newly accelerated sebum production.
Stress, poor hygiene and poor diet can make the scalp more susceptible to dandruff. High sugar foods in particular are known to exacerbate yeast infections.
The hair should be brushed regularly to loosen flakes and stimulate blood supply to the scalp, which will accelerate the natural immune response to infection.
TREATING DANDRUFF
There are few habits you can develop and natural treatments you can use to treat dandruff.
Nutrition: An excess of sugar in the diet can exacerbate any yeast infection. Try reducing your intake of all sugars and refined starches while treating for dandruff.
Cleansing: Massage your scalp thoroughly with your fingertips when shampooing. This will help loosen and remove any dead skin flakes and help prevent the infection from continuing. Wash your hair daily until the infection is cleared up.
Conditioning: Use a protective hair condition on the ends of hair only. Avoid getting conditioner on your scalp where it can clog pores and interfere with healing of the skin.
Other Treatments:
○ Massage: Massaging your scalp several times a day with the pads of the fingers only will stimulate blood supply to the hair follicles and help loosen the dead skin flakes.
○ Brushing: Brushing your hair thoroughly on a daily basis will help loosen and remove dead skin flakes, increase the smooth flow of sebum along the hair shaft, and increase blood supply to the hair follicles.
○ Wash Hands After Brushing and Grooming Hair: Fungal infections of the skin are highly contagious, and it is easy to reinfect and spread to other areas of the body. This is why it’s important to wash your hair daily and to brush out any loose dandruff flakes – so that healthy areas of the scalp will not be infected. Washing your hands after brushing, massaging and grooming your hair will also help prevent reinfection or cross infection.
The following herbs and nutrients have been shown to reduce dandruff infections:
Natural Internal Treatments for Dandruff
Alpha-Lipoic Acid, Vanadyl Sulfate, Gynema Sylvestre and Chromium are all natural regulators of blood sugar levels. The can help prevent feeding the infection by keeping blood sugar levels normalized.
Olive Leaf and Oregano Leaf are both natural systemic antifungal agents.
Table - Natural External Treatments for Dandruff
The following herbs can be used as a tonic for reducing fungal infections on a topical basis. Extracts of these herbs or a several drops of their essential oils dissolved in aloe vera gel or witch hazel can greatly relieve the symptoms of itching and flaking in dandruff. Tea tree oil is particularly effective against fungal and bacterial infections.
Clary Sage
Desert Sage
Eucalyptus
Fumitory
Ginkgo Biloba
Ginsen
Grapefruit Seed Extract
Grapefruit Essential Oil
Grapeseed Extract
Juniper Berry Essential Oil
Lavender Essential Oil
Lemongrass
Myrtle
Oregano
Poike Root
Rosemary
Tea Tree Oil
by: Fawn Bales
Read Full Article...>>>
Selasa, 15 Desember 2009
Dealing With Dandruff - Natural Home Treatments
Ketombe
KETOMBE, selalu menjadi masalah yang mengganggu penampilan. Tak hanya rasa gatal yang ditimbulkannya, "serbuk" putih yang bertebaran di sela rambut sangat memalukan dan merusak kepercayaan diri.
Ketombe merupakan pengelupasan kulit mati berlebihan di kulit. Salah satu penyebab ketombe adalah Pityrosporum ovale. Dalam jumlah yang sedikit, jamur ini tidak menyebabkan masalah yang cukup berarti.
Namun, dengan adanya faktor seperti stres akibar beban pekerjaan yang berat, iklim tropis yang cenderung panas serta lembap, sering terpapar sinar matahari, dan dampak tingkat polusi udara yang tinggi, kulit kepala akan menghasilkan banyak minyak sehingga menyebabkan jamur Pytyrosporum ovale berkembang biak. Sehingga menyebabkan gatal serta iritasi pada kulit kepala dan mempercepat sel kulit yang lama yang pada akhirnya menimbulkan ketombe.
Dengan masalah tersebut, banyak produk kosmetika perawatan rambut mengeluarkan produk untuk mengatasi ketombe. Meski begitu, namun tak semua produk bisa mewujudkannya. Menjawab permasalahan tersebut, Rudy Hadisuwarno mengeluarkan terobosan terbaru Anti Dandruff Serum.
"Karena berdasarkan pengalaman kita selama ini di salon adalah ketombe. Masalah yang diderita orang Indonesia baik wanita maupun pria karena udara yang panas. Apalagi wanita yang berkerudung sehingga memicu timbulnya ketombe," ungkap Marketing Director Martha Tilaar Group Samuel Pranata saat konferensi pers "Adore, Trend 2010 Rudy Hadisuwarno", di Crowne Plaza, Jakarta Selatan, Senin (14/12/2009).
Setelah sukses dengan serumnya untuk mengatasi masalah kerontokan rambut yakni Hair Growth Serum, Rudy Hadisuwarno Cosmetics sebagai brand yang mengerti masalah rambut bekerjasama dengan Martha Tilaar Innovation Center memperkenalkan terobosan terbarunya, Anti Dandruff Serum.
Produk dengan konsentrasi tinggi yang bekerja efektif dan terus menerus mengatasi ketombe ini merupakan inovasi pertama di Indonesia. Pasalnya, pengatasan ketombe dengan pemakaian sampo biasanya hanya bersifat membersihkan dan membilas saja (rinse-off), sehingga ketombe sangat mungkin muncul kembali.
Sampo hanya membantu mengembalikan tingkat keasaman kulit kepala, mengurangi minyak serta menghilangkan sel-sel kulit mati bertumpuk menjadi serpihan yang terlihat. Padahal penyebab ketombe adalah mikroorganisme Pytosporum ovale yang harus diatasi hingga tuntas dengan produk tanpa dibilas (leave-on).
"Sampo antiketombe setelah dipakai, dibilas, tidak leave on, sehingga efeknya tidak tuntas. Hanya meninggalkan sementara. Dari serum ini, mencari solusi sehingga bisa menuntaskan masalah ketombe dengan efektif," ungkapnya.
Anti Dandruff Serum, inovasi terbaru yang hadir dengan teknologi konsentrat tinggi dapat diaplikasikan tanpa perlu dibilas (leave-on protection) memberikan solusi dengan bekerja terus menerus sehingga lebih efektif mengatasi mikroorganisme penyebab ketombe.
Dengan inovasi Triple Active Care Treatment (3Act) yaitu menghilangkan ketombe, mengurangi gatal karena ketombe dan kemerahan serta iritasi ringan pada kulit kepala, dan membersihkan serta menjaga kelembapan kulit kepala yang kering, Anda bisa mengucapkan selamat tinggal pada ketombe.
Lebih lanjut Samuel menerangkan, Anti Dandruff Serum ini sudah teruji aman untuk digunakan karena mengandung bahan aktif yang bekerja secara optimal dan sinergis dalam mengatasi ketombe.
Terdiri dari Climbazole yang efektif menghilangkan ketombe, ekstrak chamomilla recutita yang mengurangi gatal karena ketombe, kemerahan, dan iritasi ringan pada kulit kepala, serta ekstrak adiantum capillus veneris leaf, lawsonia inermis dan barosma berullina yang membersihkan dan menjaga kelembapan kulit kepala yang kering.
Dari hasil pengujian klinis membuktikan bahwa Anti Dandruff Serum-Intensive Treatment Serum with Active Dandruff Remover mampu bekerja empat kali lebih ampuh terhadap Pityrosporum ovale dibandingkan produk antiketombe lainnya.
Anti Dandruff Serum dikemas praktis dalam individual box yang berisi enam botol masing-masing 9ml. Dengan desain ujung botol yang lancip memastikan serum langsung bekerja tepat di area yang bermasalah dan lebih optimal karena diserap langsung secara efektif oleh akar rambut. Untuk hasil optimal, gunakan tiga kali sepekan secara teratur masing-masing satu botol dengan melakukan pijatan ringan di kepala.
Anti Dandruff Serum merupakan pilihan yang tepat untuk mencegah serta mengatasi ketombe pada kulit kepala. Ditunjang dengan kebiasaan hidup sehat dengan menghindari stres, dan mengatur pola makan rendah lemak merupakan tiga langkah sederhana untuk mendapatkan rambut indah, sehat, dan bebas dari ketombe.
"Dengan memakai tiga kali sepekan secara teratur, mengonsumsi makanan mengandung zinc, vitamin, juga serum. Satu box serum yang berisi enam botol ini, dua minggu masalah ketombe hilang," imbuh maestro rambut Indonesia Rudy Hadisuwarno.
dikutip;http://lifestyle.okezone.com
Read Full Article...>>>
Rabu, 17 Juni 2009
Ketombe...Joorok iiihh
Ketombe (juga disebut sindap dan kelemumur; dengan nama ilmiah Pityriasis capitis) adalah pengelupasan kulit mati berlebihan di kulit kepala. Sel-sel kulit yang mati dan terkelupas merupakan kejadian alami yang normal bila pengelupasan itu jumlahnya sedikit. Namun demikian, ada orang yang mengalami secara terus menerus (kronis ataupun sekali-sekali, pengelupasan dalam jumlah yang besar yang diikuti dengan pemerahan dan iritasi. Kebanyakan kasus ketombe dapat disembuhkan dengan shampoo khusus atau pengobatan bebas.
Ketombe dapat juga merupakan gejala seborrhoeic dermatitis, psoriasis, infeksi jamur atau kutu rambut. Bila mengalami ketombe, menggaruk kepala secara berlebihan harus dihindari. Menggaruk bagian tersebut dapat menyebabkan kerusakan kulit, yang selanjutnya dapat meningkatkan resiko infeksi, terutama sekali dari bakteri staphylococcus aureus dan streptococcus. Walaupun infeksi bakteri ini merupakan risiko terbesar dari ketombe, kebanyakan orang akan menemukan bahwa ketombe dapat menyebabkan isu sosial hilangnya kepercayaan diri bagi penderitanya. Oleh karenanya, pengobatan segera menjadi sangat penting untuk murni alasan sosial.
Penyebab
Sejalan dengan bertumbuhnya kulit, sel-sel epidermal akan terdorong keluar, di mana mereka pada akhirnya mati dan terkelupas dari kepala. Pada umumnya, pengelupasan ini terlalu kecil untuk dapat terlihat mata. Namun demikian, kondisi tertentu menyebabkan pergantian/pertumbuhan sel menjadi terlalu cepat, khususya umum terjadi di kulit kepala. Pada orang berketombe, sel-sel kulit mungkin mati dan digantikan setiap kira-kira dua minggu sekali, sedangkan pada orang tanpa ketombe, siklus ini berlangsung satu bulan sekali. Hasilnya, sel-sel kulit mati akan terlepas dan menumpuk dalam jumlah yang besar, yang tampak sebagai serpihan-serpihan kecil berwarna putih atau kelabu di kulit kepala.
Nutrisi
Ketombe dalam beberapa kasus merupakan masalah nutrisi buruk, khususnya disebabkan defisiensi mineral seng. Seng dapat ditemukan dalam makanan seperti kerang-kerangan, ayam kalkun, babi, dan kacang-kacangan.
Pengobatan
Pengelupasan dapat dikurangi, khususnya bagi mereka yang mengalami masalah ketombe yang tidak terlalu banyak, dengan perawatan rambut yang tepat. Beberapa orang memiliki persepsi yang salah dengan menolak membasuh rambut mereka, dan berpikir bahwa shampoo dapat menyebabkan kulit kepala menjadi kering dan bisa membuat ketombe mereka menjadi lebih banyak. Sebenarnya, dengan mencuci rambut secara reguler, kulit-kulit mati akan terlepas sebelum terkumpul banyak dan terlihat. Shampoo yang tepat akan membantu mengembalikan tingkat keasaman kuilt kepala yang baik, memecah minyak, dan mencegah sel-sel kulit mati bertumpuk menjadi serpihan yang terlihat. Namun demikian, shampoo yang tidak ditujukan secara khusus untuk pengobatan, ataupun shampoo yang bukan untuk pengobatan seborrhoeic dermatitis, tidak memiliki efek untuk mengobati kulit yang teriritasi dan merah.
http://id.wikipedia.org/wiki/Ketombe
Read Full Article...>>>