
SYDNEY - Sebuah penelitian menghasilkan kesimpulan yang cukup mengagetkan. Diindikasikan sekira 185 merek rokok menggunakan darah babi, sebagai campuran pada bagian filter rokok.
Kesimpulan itu didapat dari para peneliti Belanda yang telah melakukan riset terhadap sejumlah merek rokok. Hasilnya ditemukan hemoglobin babi pada filter rokok.
Profesor Simon Chapman dari Universitas Sydney mengatakan, penelitian ini menyibak komposisi rokok yang selama ini memang sangat tertutup, dengan kedok rahasia perusahaan.
Prof Chapman juga berpendapat, riset ini telah mengakomodir kepentingan agama yang secara khusus melarang mengkonsumsi daging babi, seperti bagi umat Muslim dan Yahudi.
"Saya pikir, beberapa kelompok yang sangat taat akan mengemukakan pendapat bahwa kandungan babi dalam rokok sangat menyinggung," kata Prof Chapman, seperti dikutip news.com.au, Selasa (30/3/2010). "Tentu komunitas Yahudi akan menyikapi hal ini dengan sangat serius. Begitu juga umat Islam serta para vegetarian," tambah dia.
Penelitian tersebut mengungkapkan, hemoglobin babi digunakan untuk membuat rokok filter lebih efektif menahan bahan kimia berbahaya, sebelum perokok menghisap dan masuk ke dalam paru-paru.
Hemoglobin adalah protein yang mengandung zat besi di dalam sel darah merah. Fungsi unsur tersebut sebagai pengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh hewan mamalia dan hewan lainnya. Hemoglobin juga pengusung karbon dioksida kembali menuju paru-paru untuk dihembuskan keluar tubuh.
Setidaknya satu merek rokok yang dijual di Yunani telah dikukuhkan menggunakan hemoglobin babi dalam proses pembuatannya, tanpa diketahui para konsumen. Sayangnya tidak disebutkan nama merek rokok tersebut.
"Jika Anda seorang perokok dan beragama Islam atau Yahudi, maka Anda mungkin ingin tahu bagiamana cara mengetahui apakah rokok yang ada hisap mengandung hemoglobin babi atau tidak?" kata Prof Chapman.
Rani Hardjanti - Okezone
Read Full Article...>>>
Jumat, 09 April 2010
Hati-Hati, Beredar Rokok Mengandung Babi!
Kamis, 10 September 2009
Wanita Hamil Perokok dan Vitamin C

Mengkonsumsi vitamin C selama masa kehamilan akan sangat membantu para ibu yang memiliki kebiasaan merokok saat mengandung. Temuan tim dari 'the Oregon Healt & Science University' juga menyarankan agar para ibu perokok sebaiknya menghentikan kebiasaannya itu saat hamil.
Hasil penelitian tim pimpinan Dr Elliot Spindel ini membuktikan bahwa Vitamin C mampu menghadang efek negatif akibat aktifitas merokok yang dilakukan oleh sang ibu hamil. Dalam dosis yang tinggi, vitamin C mampu melindungi kerusakan yang ditimbulkan oleh `nicotine` yang dihasilkan dari rokok.
Hasil penelitian tim pimpinan Dr Elliot ini dipublikasikan melalui `the American Journal of Respiratory and Critical Care Medicine`. Selama percobaannya kepada binatang Dr Eliot Spindel melihat hubungan nicotin dengan aliran udara pada paru-paru.
Sementara kepada kera, tim peneliti memberikan vitamin C kepada ibu kera hamil dan bayi kera itu memiliki aliran udara paru-paru yang normal. Sukses di penelitian pada binatang membuat tim ahli merasa yakin bahwa penemuan mereka bisa mencapai sukses serupa jika diaplikasikan kepada manusia.
Meski demikian Dr Michael Gravet yang menjadi asisten penelitian ini tetap memberiakn saran sebaiknya seorang ibu hamil harus berhenti merokok demi keselamatan sang bayi.
http://www.kapanlagi.com
Read Full Article...>>>